Jumat, 10 Desember 2010

Kanker disebabkan manusia?

Kemungkinan kanker lebih banyak disebabkan manusia sedang diteliti. Pendapat itu muncul setelah ilmuwan dari University of Manchester, Inggris, dan Villanova University, Pennsylvania, mendapati kalau pada zaman purba, penyakit kanker sangat jarang ditemui.

Berbeda: kanker paru-paru perokok dan bukan perokok

Penelitian terbaru menemukan adanya perbedaan antara penyakit kanker paru-paru para perokok dan orang-orang yang tidak merokok.

Bersih Justru Mendatangkan Penyakit

Menurut penelitian University of Michigan School of Public Health, anak muda yang terlalu sering menggunakan sabun antibakteri mengandung triclosan bisa jadi malah menderita lebih banyak alergi.

Mengapa Kita Tak Ingat Saat Dilahirkan ?

Apakah kalian ingat saat masih dalam kandungan ibu, apakah kalian ingat ketika dilahirkan? Memang otak manusia memiliki kapasitas memori ribuan kali lebih tinggi dari komputer paling canggih yang ada saat ini. Massa abu-abu (gray matter) merupakan alat penyimpanan yang sangat bisa diandalkan. Namun, mengapa kita tidak bisa mengingat masa balita atau saat pertama kita lahir ke dunia?

4 Rahasia Orang yang Jarang Sakit

Di antara rekan-rekan kerja Anda, pasti ada orang yang sering sakit. Entah itu flu, diare, meriang, maag, atau apalah.... Rasanya sakit menjadi salah satu sahabatnya. Tetapi, ada juga orang yang terlihat selalu fit, dan tak pernah sakit. Ia tidak pernah masuk angin, bersin, atau radang tenggorokan. Orang ini tak pernah absen selama masa kerjanya yang 10 tahun. Pasti Anda ingin tahu, apa resepnya agar selalu fit.

Rabu, 08 Desember 2010

Cinta itu ilmiah, kata ilmuwan

Halo gan, tahu gak ternyata yang biasanya orang bilang cinta itu karena dapat dijelaskan secara ilmiah loh. Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel dibawah ini ya :D


Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan ada 12 area pada otak yang bekerja pada saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu menghasilkan bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang berujung pada euforia. Rasa cinta juga memengaruhi fungsi psikologi, metafora, dan penilaian fisik.